TINGKAT PENGETAHUAN BIDAN DESA MENGENAI SKRINING DEPRESI POSTPARTUM MENGGUNAKAN EDIBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE (EPDS) DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2025

  •  Fatin Hamamah STIKes Indramayu
  •  Feriyal Feriyal STIKes Indramayu
Keywords: Depresi, EPDS, Bidan Desa

Abstract

Latar Belakang : Depresi postpartum merupakan gangguan suasana hati yang umum terjadi pada ibu nifas biasanya terjadi dalam delapan minggu setelah melahirkan dan dapat berlanjut sampai setahun dengan tanda-tanda seperti rasa sedih, menangis tanpa sebab dan insomnia (gangguan tidur). Depresi postpartum sendiri memiliki beberapa kondisi, adapun kondisi yang lebih ringan dari postpartum depression (PPD) adalah postpartum blues dan untuk yang lebih berat ialah postpartum psikosis. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui tingkat pengetahuan bidan desa mengenai skrining depresi postpartum dengan EPDS di Kabupaten Indramayu tahun 2025. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Populasinya adalah 319 Bidan Desa yang tersebar pada 31 Kecamatan di Kabupaten Indramayu. Sampel sebanyak 177 bidan desa di Wilayah Kerja Kabupaten Indramayu dengan metode sampel acak sederhana dan teknik pengambilan sampel yaitu Proportion Stratified Random Sampling (PSRS). Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil univariat responden memiliki pengetahuan kategori kurang lebih dari setengahnya 106 responden dengan presentase 59,9%. Sementara kurang dari setengahnya yaitu 63 responden dengan presentase 35,6% memiliki pengetahuan yang cukup. Dan yang memiliki pengetahuan yang baik sebagian kecil 8 responden dengan presentase 4,5%. Kesimpulan : Pengetahuan responden mengenai Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) masih perlu ditingkatkan

 

Kata Kunci : Depresi, EPDS, Bidan Desa

Published
2026-09-30
How to Cite
Hamamah, F., & Feriyal, F. (2026). TINGKAT PENGETAHUAN BIDAN DESA MENGENAI SKRINING DEPRESI POSTPARTUM MENGGUNAKAN EDIBURGH POSTNATAL DEPRESSION SCALE (EPDS) DI KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2025. JURNAL KESEHATAN ABDURAHMAN, 15(2), 240-247. https://doi.org/10.55045/jkab.v15i2.387