PENGARUH REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA

  •  MIFTAH APRIANI STIKES ABDURAHMAN PALEMBANG
  •  Tiara Fatrin STIKES Abdurahman Palembang
  •  Yazika Rimbawati Universitas Kader Bangsa
  •  Rini Gustina Sari Universitas Kader Bangsa
Keywords: Air Rebusan Daun Alpukat. Hipertensi, Lansia

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah diatas ambang batas normal yaitu diatas 140/90 mmHg. Penyakit ini pula menyebabkan 40% kematian akibat penyakit jantung dan 51% kematian dampak stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penderita Hipertensi Pada Lansia. Jenis penelitian ini menggunakan quasieksperimental dengan  rancangan penelitian one group pre-test dan post test, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sebanyak 20 responden dengan pemberian 1x/hari setiap pagi sebelum sarapan pagi selama 7 hari. Setelah diberikan Air Rebusan Daun Alpukat kemudian dilakukan pemantauan menggunakan lembar Observasi dengan cara mengukur tekanan darah setiap hari untuk melihat frekuensi Hipertensi pada Lansia. Penelitian ini menggunakan analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan rebusan daun alpukat, rata-rata tekanan darah lansia 152/90 mmHg dengan nilai std.deviation 7.16350. Sedangkan sesudah diberikan rebusan daun alpukat, rata-rata tekanan darah lansia 124/80 mmHg dengan nilai std.deviation 6.80557 dengan selisih 28,5. Berdasarkan analisis Uji Paired Sampel T Test diperoleh nilai p=0,003 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat pengaruh rebusan daun alpukat terhadap penderita hipertensi pada lansia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian Air Rebusan Daun Alpukat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan frekuensi Hipertensi.

References

1. Angela, N., & Kurniasari, R. 2021. Efektivitas media poster dan podcast terhadap tingkat pengetahuan dasar hipertensi pada penderita hipertensi. Jurnal Gizido, 13 (1 Mei0 7-14.

2. Fatma ekasari, M. (2021). H i p e r t e n s i: kenali penyebab, tanda gejala danpenangannya. Hipertensi : Kenali Penyebab, Tanda Gejala DanPenangananya.

3. Kholifah, Siti Nurdan dan Wahyu Widagdo, (2016). Keperawatan dan komunitas. Jakarta Selatan: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

4. Manutung, (2018). Terapi Prilaku kognitip pada pasien hipertensi. Malang: Winika Medika.

5. Muslim, A. S. (2020). Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi.

6. Moh Hasan, (2019). Pola Makan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Blega.

7. Notoatmodjo. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

8. Notoadmodjo, S.(2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Cetakan Ketiga.
Jakarta: PT Rineka Cipta

9. Putri, D. A. (2019). Status Psikososial Lansia Di Pstw Abiyoso Pakem Sleman Yogyakarta Tahun 2019.
Published
2026-09-30
How to Cite
APRIANI, M., Fatrin, T., Rimbawati, Y., & Sari, R. (2026). PENGARUH REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENDERITA HIPERTENSI PADA LANSIA. JURNAL KESEHATAN ABDURAHMAN, 15(2), 192-198. https://doi.org/10.55045/jkab.v15i2.361