HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK

  •  Lela Aini STIK Siti Khadijah
  •  Lenny Astuti STIK Siti Khadijah Palembang
Keywords: Kepatuhan, HemHemodialisis, Kualitas Hidup.

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan kondisi klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara progresif dan bersifat irreversibel, sehingga penderita memerlukan terapi pengganti ginjal, salah satunya hemodialisis. Kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisis merupakan faktor penting karena ketidakpatuhan dapat menyebabkan penumpukan sisa metabolisme, timbulnya komplikasi, serta penurunan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan antara kepatuhan menjalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 38 penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisis dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tempat penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik untuk menilai hubungan antara tingkat kepatuhan menjalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan menjalani terapi hemodialisis dengan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik, dengan p value sebesar 0,001 (α = 0,05). Saran dari hasil penelitian tersebut, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi, pendampingan, serta dukungan kepada pasien dan keluarga guna meningkatkan kepatuhan menjalani terapi hemodialisis sehingga kualitas hidup pasien dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan.

Kata kunci : Kepatuhan, Hemodialisis, Kualitas Hidup.

Published
2026-09-30
How to Cite
Aini, L., & Astuti, L. (2026). HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK. JURNAL KESEHATAN ABDURAHMAN, 15(2), 152-163. https://doi.org/10.55045/jkab.v15i2.321