FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 6-12 BULAN DI DESA KOTA BARU WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KOTA BARU KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2024

  •  Eko Heryanto Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Al-Ma'arif
Keywords: diare, MP-ASI, cuci tangan, air bersih, jamban

Abstract

Penyakit diare merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Timur pada tahun 2023 diketahui kasus diare sebesar 3.841 kasus (39%). Di UPTD Puskesmas Kota Baru pada tahun 2023 ditemukan proporsi kasus Diare sebesar 477 kasus (39,89%). Di Desa Kota Baru dengan kasus diare tertinggi. Tercatat pada tahun 2023 ditemukan kasus diare pada bayi sebanyak 46 kasus (37,09%) dari 124 jumlah bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian diare pada bayi 6-12 bulan di Desa Kota Baru.
Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian Cross Sectional. Sampel diambil total populasi yaitu seluruh bayi usia 6-12 bulan di Desa Kota Baru Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kota Baru Kabupaten OKU Timur yang berjumlah 54 bayi. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square.
Berdasarkan analisis univariat diperoleh hasil 40 responden (74,1%) dengan bayi yang tidak menderita diare, terdapat 38 responden (70,4%) dengan hygiene sanitasi MP-ASI yang memenuhi syarat, terdapat 36 responden (66,7%) dengan personal hygiene baik, terdapat 39 responden (72,2%) dengan sumber air bersih kategori baik dan terdapat 42 responden (77,8%) tersedia jamban. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa, ada hubungan yang bermakna antara hygiene sanitasi MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi 6-12 bulan dengan p value 0,000, ada hubungan yang bermakna antara Personal Hygiene dengan kejadian diare pada bayi 6-12 bulan dengan p value 0,000, ada hubungan yang bermakna antara sumber air bersih dengan kejadian diare pada bayi 6-12 bulan dengan p value 0,001 dan ada hubungan yang bermakna antara ketersediaan jamban dengan kejadian diare pada bayi 6-12 bulan dengan p value 0,001
Ada hubungan yang bermakna antara hygiene sanitasi MP-ASI, Personal Hygiene, sumber air bersih dan ketersediaan jamban dengan kejadian diare pada bayi 6-12 bulan.
Kata Kunci: diare, MP-ASI, cuci tangan, air bersih, jamban

References

Damayanti, I. P, 2021. Hubungan Ketersediaan Air Bersih dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Puskesmas Rumbai Pesisir. Stikes Hang Tuah Pekan Baru. Vol. XI Jilid 1 No.78 November 2021

Dinkes Kab. OKU Timur, 2023. Profil Kesehatan Kabupaten OKU Timur 2021. Dinas Kesehatan Kabupaten OKU

Dinkes Prov. Sumsel, 2019. Profil Kesehatan Sumatera Selatan 2019. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan

Hendra, A. & Rahmad, A, 2016. Pemberian ASI dan MP-ASI Terhadap Pertumbuhan. 8–14

Husniati, 2021. Hubungan Faktor Lingkungan dan Sosiodemografi Dengan Kejadian Diare Pada Anak Balita (1-4 Tahun) Di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kambar Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2021. Diploma thesis, Universitas Andalas

Katiandagho dan Darwel, 2019. Hubungan Penyediaan Air Bersih dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mala Kecamatan Manganitu Tahun 2019. Jurnal Sehat Mandiri, Volume 14, No.2 Desember 2019

Kemenkes RI, 2016. Panduan Sosialisasi Tatalaksana Diare Balita. Jakarta :Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan

___________. 2017. Buku Pedoman Pemberian Makanan Pendamping ASI. Jakarta: Ditjen Bina Kesehatan Masyarakat dan Direktorat Bina Gizi Masyarakat

___________, 2018. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta : Kemenkes RI

___________, 2019. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta : Kemenkes

___________, 2020. Panduan Cuci Tangan Pakai Sabun. Direktur Kesehatan Lingkungan

Mubarak, W.I. 2018. Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu

Notoatmodjo. S, 2017. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni, Rineka Cipta, Jakarta.
Novita., O.T., 2020. Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta. Journal Of Dehasen Educational Review, 1 (2), 56-64

Rachim, L. H, 2018. Hubungan kondisi sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Baranti Kabupaten Sidrap Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Volume VII No. 1/2018

Rahayu, T dan Maulina, 2019. Tindakan Personal Hygiene Ibu Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Kecamatan Teunom. JIM FKep Volume IV No. 2 Tahun 2019

UPTD Puskesmas Kota Baru, 2023. Profil Puskesmas Kota Baru. Martapura

Utami, N, 2016. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian diare pada
anak,” Majorty, 5 (4).pp.101-106
Published
2025-03-27
How to Cite
Heryanto, E. (2025). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 6-12 BULAN DI DESA KOTA BARU WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KOTA BARU KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2024. JURNAL KESEHATAN ABDURAHMAN, 14(1), 64-72. https://doi.org/10.55045/jkab.v14i1.224