PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR JAHE HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMPSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM

  •  safitri safitri Institut kesehatan mitra bunda
  •  Catur Yulinawati Institut Kesehatan Mitra Bunda
  •  Desy Desy Institut Kesehatan Mitra Bunda
Keywords: Warm ginger water, preeclampsia, pregnant women, Rendam kaki, blood pressure

Abstract

Kehamilan merupakan suatu tahapan biologis yang memungkinkan seorang wanita untuk melanjutkan keturunan. Adanya komplikasi yang terjadi pada kehamilan seperti preeklamsia, preeklamsia merupakan timbulnya hipertensi disertai proteinuria, setelah usia kehamilan 20 minggu. Di Dunia Preeklamsia termasuk dalam tiga penyebab utama komplikasi pada masa kehamilan dan pada persalinan, yang pertama adalah perdarahan (30%), preeklamsia/eklamsia (25%), dan infeksi (12%). Dampak dari preeklamsia dapat berakibat fatal bagi ibu dan janin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi Rendam Kaki Air Jahe Hangat terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil dengan preeklamsia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai kota Batam tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen Desain penelitian quasi eksperimen menggunakan non-equivalent control group research design. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Sampel yang digunakan sebanyak 32 ibu hamil yang dibagi menjadi 16 kelompok eksperimen dan 16 kelompok kontrol. Terapi rendam kaki air jahe hangat dilakukan seminggu tiga kali selama 15-20 menit. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik dengan nilai ap sebesar 0,000 = (α < 0,05) dan perbedaan rata-rata tekanan darah diastolik dengan nilai ap sebesar 0,000 = (α < 0,05). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi ibu hamil khususnya pada ibu dengan preeklamsia mengenai rendam kaki air jahe hangat yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah.

References

Arantika M. Pratiwi, dkk. (2020). PATOLOGI KEHAMILAN memahami berbagai penyakit & komplikasi kehamilan (Intan Kusuma Dewi (ed.)). PUSTAKA BARU PRESS.
Awalia et al. (2020). Penatalaksanaan Farmakologi Preeklampsia pada Ibu Hamil. Journal of Maternity Care and Reproductive Health, 3(4), 227–242.
Dinas Kesehatan Kota Batam. (2023). Data Dinas Kesehatan kota batam (hal. 1–6).
Kemenkes. (2023). PREEKLAMPSIA.
https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/26 55/kenali-tanda-bahaya-preeklampsia
Khodijah, A., Fahrianingsih, & Rohmah, H. (2023). Efektifitas Rendam Kaki dengan Rebusan Jahe terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Ibu Hamil dengan Preeklampsia di Wilayah Kerja Puskesmas Rogotrunan. Jurnal Ilmiah Obsgin, 15(3), 57–60.
Masruroh, N., Rizki, L. K., Jannah, M., & Afifa, V.
N. (2022). Mengenali dan Mencegah Preeklampsia Pada Masa Kehamilan Di Kelurahan Wonokromo Surabaya. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat 2021, 1(1), 28–33.
https://doi.org/10.33086/snpm.v1i1.774 Sartika, A., Wardani, L., & Ririnisahawaitun.
(2019). HUBUNGAN JENIS PEKERJAAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA DI RSUD Dr. R. SOEDJONO SELONG.
ProHealth Journal, 16(1), 1–12.
Solichatin, Saputra, F. khalid, & Debby. (2023). Keperawatan Keluarga. https://www.google.co.id/books/edition/Kep erawatan_Keluarga/EyK3EAAAQBAJ?hl=i d&gbpv=1&dq=teori tentang rendam kaki&pg=PR4&printsec=frontcover

Wati, E., Sari, S. A., & Fitri, N. L. (2023). Penerapan Pendidikan Kesehatan tentang Tanda Bahaya Kehamilan untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 226–234.
WHO. (2024). Angka Kematian Ibu. https://www.who.int/news-room/fact- sheets/detail/maternal-mortality
Published
2025-03-28
How to Cite
safitri, safitri, Yulinawati, C., & Desy, D. (2025). PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI AIR JAHE HANGAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMPSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI LANGKAI KOTA BATAM. JURNAL KESEHATAN ABDURAHMAN, 14(1), 114-121. https://doi.org/10.55045/jkab.v14i1.212