Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di PMB senang desa bunga karang kab. Banyuasin tahun 2025
Abstract
Kehamilan merupakan periode penting yang sering disertai berbagai masalah kesehatan, salah satunya anemia. Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan global maupun nasional dengan prevalensi cukup tinggi. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko serius baik bagi ibu maupun janin, seperti abortus, prematuritas, berat badan lahir rendah, hingga meningkatnya mortalitas maternal dan neonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di PMB Senang Desa Bunga Karang Kabupaten Banyuasin tahun 2025, meliputi keteraturan kunjungan antenatal care (ANC), kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan status gizi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester III di PMB Senang dari Januari–April 2025 sebanyak 43 orang, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepatuhan konsumsi tablet Fe dan pemeriksaan kadar hemoglobin, sedangkan data sekunder didapat dari buku KIA serta catatan medis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan kunjungan ANC dengan kejadian anemia (p=0,000), kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p=0,024), serta status gizi dengan kejadian anemia (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kunjungan ANC yang teratur, kepatuhan dalam konsumsi tablet Fe, serta status gizi yang baik berhubungan dengan rendahnya kejadian anemia pada ibu hamil.






